Tampilkan postingan dengan label kanker serviks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kanker serviks. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 November 2013

Waspada Pilih Pembalut, Ini Resikonya


REPUBLIKA.CO.ID -- Wanita diingatkan untuk lebih teliti memilih dan menggunakan pembalut. Karena, ada resiko yang perlu diperhatikan dan diwaspadai, yaitu dampak negatif penggunaannya dalam jangka panjang yang dapat menimbulkan infeksi sebagai pemicu terkena kanker serviks (rahim).

Pemilik PT PIMA Group Company, Raden Madlias, di Bandar Lampung, Rabu (27/11), dengan mengutip informasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, ditengarai banyak beredar pembalut wanita berkualitas rendah yang terbuat dari bahan baku limbah yang membahayakan kaum wanita.

"Pembalut yang dibuat dari bahan bekas itu menjadi berpotensi menyimpan kuman penyebab penyakit yang berbahaya bagi perempuan yang menggunakan pembalut tersebut, apalagi dalam jangka panjang," ujarnya.

Kamis, 03 Oktober 2013

Pemerintah Targetkan 80 Persen Wanita Deteksi Dini Kanker

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menargetkan 80 persen wanita Indonesia melakukan deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks

"Pemerintah menargetkan minimal 80 persen perempuan usia 30-50 tahun melakukan deteksi dini setiap lima tahun," kata Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi, pada acara pembukaan training of trainers deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks di kantor Kemenkes, Kamis (3/10).

Nafsiah mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2010, jumlah perempuan Indonesia yang berusia 30-50 tahun ada sekitar 35 juta. Hingga tahun 2012, tutur Nafsiah, perempuan yang melakukan deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks sebanyak 550 ribu orang. "Cakupan deteksi dini masih perlu ditingkatkan."