Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Desember 2013

Suami Abaikan Istri Hamil Bakal Dihukum


REPUBLIKA.CO.ID, AMUNTAI -- Kepala Bidang Pelayanan Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan Noor Ali Purnama mengusulkan agar pemerintah membuat peraturan tentang pemberian sanksi kepada para suami yang mengabaikan istrinya yang hamil.

Menurut Purnama di Amuntai, Jumat, salah satu penyebab masih tingginya angka kematian ibu dan bayi di Kalimantan Selatan, antara lain karena kurangnya perhatian suami untuk ikut menjaga kandungan istrinya selama masa kehamilan.

"Untuk itu perlu upaya yang sungguh-sungguh dalam meningkatkan peran suami atau kaum pria terhadap Ibu hamil," ujar Noor Ali Purnama.

Menurut dia, bagi kabupaten di Kalsel yang kini sedang merancang Peraturan Daerah tentang Kesehatan Ibu, Bayi dan Balita atau Perda KIBBLA diharapkan juga memuat pasal-pasal yang mengatur peran Suami dalam menjaga kehamilan istri mereka, dan kewajiban lainnya dalam pengasuhan bayi.

"Kalau perlu cantumkan pula sanksi-sanksi bagi para suami yang lalai atau mengabaikan istri mereka," cetus Noor Ali Purnama.

Kamis, 28 November 2013

Waspada Pilih Pembalut, Ini Resikonya


REPUBLIKA.CO.ID -- Wanita diingatkan untuk lebih teliti memilih dan menggunakan pembalut. Karena, ada resiko yang perlu diperhatikan dan diwaspadai, yaitu dampak negatif penggunaannya dalam jangka panjang yang dapat menimbulkan infeksi sebagai pemicu terkena kanker serviks (rahim).

Pemilik PT PIMA Group Company, Raden Madlias, di Bandar Lampung, Rabu (27/11), dengan mengutip informasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, ditengarai banyak beredar pembalut wanita berkualitas rendah yang terbuat dari bahan baku limbah yang membahayakan kaum wanita.

"Pembalut yang dibuat dari bahan bekas itu menjadi berpotensi menyimpan kuman penyebab penyakit yang berbahaya bagi perempuan yang menggunakan pembalut tersebut, apalagi dalam jangka panjang," ujarnya.

Kamis, 31 Oktober 2013

Saat Tidur, Otak Lakukan Bersih-bersih Penyakit


REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON--Saat tidur, otak manusia ketika tidur melakukan lebih dari sekadar beristirahat. Otak juga melakukan pembersihan dengan proses yang diharapkan para ilmuwan dapat mengarah pada pengobatan penyakit-penyakit 'otak kotor' seperti Alzheimer.

Tidur dapat mengeluarkan racun-racun dari otak yang terakumulasi di siang hari, menurut sebuah penelitian yang dapat mengubah pemahaman mengenai tujuan biologis dari tidur. “Studi ini menunjukkan bahwa otak memiliki keadaan-keadaan fungsional yang berbeda saat tidur dan ketika bangun," ujar Maiken Nedergaard, M.D., D.M.Sc. dari Pusat Medis University of Rochester Medical Center (URMC) yang mengepalai penelitian ini seperti dilansir voanews.com, Senin (21/10).