REPUBLIKA.CO.ID -- Wanita diingatkan untuk lebih teliti memilih dan
menggunakan pembalut. Karena, ada resiko yang perlu diperhatikan dan
diwaspadai, yaitu dampak negatif penggunaannya dalam jangka panjang yang
dapat menimbulkan infeksi sebagai pemicu terkena kanker serviks
(rahim).
Pemilik PT PIMA Group Company, Raden Madlias, di Bandar Lampung, Rabu (27/11), dengan mengutip informasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, ditengarai banyak beredar pembalut wanita berkualitas rendah yang terbuat dari bahan baku limbah yang membahayakan kaum wanita.
"Pembalut yang dibuat dari bahan bekas itu menjadi berpotensi menyimpan kuman penyebab penyakit yang berbahaya bagi perempuan yang menggunakan pembalut tersebut, apalagi dalam jangka panjang," ujarnya.
Pemilik PT PIMA Group Company, Raden Madlias, di Bandar Lampung, Rabu (27/11), dengan mengutip informasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, ditengarai banyak beredar pembalut wanita berkualitas rendah yang terbuat dari bahan baku limbah yang membahayakan kaum wanita.
"Pembalut yang dibuat dari bahan bekas itu menjadi berpotensi menyimpan kuman penyebab penyakit yang berbahaya bagi perempuan yang menggunakan pembalut tersebut, apalagi dalam jangka panjang," ujarnya.



