Tampilkan postingan dengan label kata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kata. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 November 2013

Perkataan Wanita yang Membuat Panik Pria


Setiap orang baik pria maupun wanita pernah mengalami kepanikan dalam hidup. Kemudian berujung pada pikiran dan hati yang spontan kacau balau, karena sulit mengatasi kepanikan tersebut. 

Bagi pria, ada beberapa kalimat yang terlontar dari mulut pasangannya dan membuat mereka merasakan kepanikan yang luar biasa, 

"Kita tidak memiliki uang yang cukup untuk menyekolahkan anak"
"Saat kecemasan datang, pria merasa dirinya tidak aman dan terjadilah salah komunikasi," kata David Steinbok, Psy. D, seorang terapis hubungan di Boca Raton, Finlandia.
Banyak orang yang khawatir soal urusan ekonomi saat masa-masa sulit, apalagi bagi pria. Saat mereka mendengar hal sensitif tersebut, akan memicu dirinya untuk bertengkar.

Jumat, 04 Oktober 2013

Words can Cut Deeper than a Knife.

Berbicara merupakan media utama dari seluruh proses interaksi sosial. Baik buruknya proses interaksi sosial salah satunya dipengaruh oleh bagaimana kita bertutur kata. Karenanya, berhati – hatilah dengan ucapan anda karena perkataan yang terlanjur keluar apabila tidak dipikirkan dahulu akan dapat merugikan anda sendiri. Pastikan setiap kata yang keluar dari mulut kita adalah pilihan yang terbaik sehingga membawa hasil yang baik bagi yang mendengarnya, walaupun yang ingin kita sampaikan adalah hal yang buruk sekalipun, kita harus mampu menyampaikannya dengan baik agar tidak menyinggung perasaannya. Jangan ragu untuk selalu mengatakan kata terima kasih, tolong dan maaf agar lawan bicara kita merasa lebih dihargai. Dalam situasi anda tidak tahu harus berkata apa, maka diam adalah langkah yang bijaksana. 

Penggunaan kata yang tidak tepat atau asal ucap dapat menyakiti dan menyinggung perasaan orang lain. Bahkan seringkali hal tersebut berlanjut menjadi adu mulut atau pertengkaran. Oleh karena itu, pikirkanlah apa yang anda ucapkan agar anda tidak menyesalinya dikemudian hari. Dalam keadaan emosi sekalipun, cobalah untuk tetap berpikir rasional dan tetap memikirkan kata – kata anda terlebih dahulu. Karena jika tidak, ucapan kasar, makian, dan keputusan spontan yang anda katakan akan membuat keadaan menjadi rumit sehingga berpotensi menimbulkan kebencian dan perpisahan.