Tampilkan postingan dengan label negatif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label negatif. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 November 2013

Hal Negatif Multitasking, Hentikan Cara Kerja Seperti Ini

Bagi sebagian besar orang, multitasking merupakan kebiasaan sehari-hari yang sulit ditinggalkan karena sibuk dan terlalu sulit membagi waktu.

Contoh multitasking paling sederhana yang sering dilakukan seperti mengirim sms sambil berjalan, mengirim email sambil meeting, memasang make-up sambil menyetir, menelfon sambil memasak dan bentuk lainnya.

Mungkin Anda mengira multitasking dapat menyelesaikan beberapa hal dalam satu waktu secara lebih cepat, namun sebuah penelitian mengemukakan bahwa hal ini malah tidak efisien dan bahkan beresiko terhadap kesehatan dan daya ingat.

Berikut beberapa alasan yang dikemukakan oleh para ahli mengenai multitasking, 

1. Ternyata Anda bukan sedang multitasking
Seorang ahli, Guy Winch, PhD menyatakan bahwa yang menganggap dirinya multitasking sebenarnya sedang melakukan proses pertukaran pekerjaan.
"Ketika berbicara mengenai perhatian dan produktifitas, otak kita memiliki jumlah yang terbatas," jelasnya.
Jadi sebenarnya apa yang dilakukan sekedar bolak-balik dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya, bukan menyelesaikan dua pekerjaan sekaligus.

Jumat, 04 Oktober 2013

Words can Cut Deeper than a Knife.

Berbicara merupakan media utama dari seluruh proses interaksi sosial. Baik buruknya proses interaksi sosial salah satunya dipengaruh oleh bagaimana kita bertutur kata. Karenanya, berhati – hatilah dengan ucapan anda karena perkataan yang terlanjur keluar apabila tidak dipikirkan dahulu akan dapat merugikan anda sendiri. Pastikan setiap kata yang keluar dari mulut kita adalah pilihan yang terbaik sehingga membawa hasil yang baik bagi yang mendengarnya, walaupun yang ingin kita sampaikan adalah hal yang buruk sekalipun, kita harus mampu menyampaikannya dengan baik agar tidak menyinggung perasaannya. Jangan ragu untuk selalu mengatakan kata terima kasih, tolong dan maaf agar lawan bicara kita merasa lebih dihargai. Dalam situasi anda tidak tahu harus berkata apa, maka diam adalah langkah yang bijaksana. 

Penggunaan kata yang tidak tepat atau asal ucap dapat menyakiti dan menyinggung perasaan orang lain. Bahkan seringkali hal tersebut berlanjut menjadi adu mulut atau pertengkaran. Oleh karena itu, pikirkanlah apa yang anda ucapkan agar anda tidak menyesalinya dikemudian hari. Dalam keadaan emosi sekalipun, cobalah untuk tetap berpikir rasional dan tetap memikirkan kata – kata anda terlebih dahulu. Karena jika tidak, ucapan kasar, makian, dan keputusan spontan yang anda katakan akan membuat keadaan menjadi rumit sehingga berpotensi menimbulkan kebencian dan perpisahan.