Tampilkan postingan dengan label kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kehidupan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Desember 2013

10 Cara Pintar Ambil Resiko Dalam Berbisnis


Oleh Martin Zwilling | Forbes

Kata “resiko” memang memiliki pengertian negatif bagi sebagian orang. Tetapi, berani mengambil risiko dalam bisnis tidaklah sama dengan menjadi orang yang sembrono. Justru pengusaha sejati akan memandang resiko sebagai sesuatu yang positif dan penuh tantangan. Mereka akan mengantisipasi hal-hal tak terduga demi mendapatkan untung besar.

Saya menemukan ringkasan hebat mengenai strategi kunci yang digunakan, lengkap dengan cerita kehidupannya, dalam buku yang berjudul “The Risk Takers”, karya Renee dan Don Martin. Berikut adalah daftar tersebut, disertai prioritas dan pendapat saya:

Cari tren terbaru dan kembangkan.
Sering kali, perubahan kultur atau tren ekonomi akan memberi peluang usaha baru. Tantangannya adalah menyadari perubahan tersebut lebih awal, lalu ambil tindakan, meski terdapat risiko. Inilah awal mula keuntungan para pelopor bisnis.

Lima Pantangan Setelah Anda Menjadi Istri


Apakah kehidupan tetap sama ketika Anda berganti status dari pacar menjadi istri? Kebanyakan pasangan yang sudah menikah akan menjawab: "Tidak!" Ketika kita menjadi seorang istri, kita mengemban banyak peran baru, tanggung jawab dan beban emosional. Hal tersebut pasti akan menyebabkan sejumlah perubahan dalam kepribadian kita.

Berikut adalah beberapa perubahan yang dihadapi kebanyakan wanita setelah menjadi istri. Tapi tenang, kita tidak akan hanya berbicara tentang masalah yang muncul, namun juga cara untuk mengatasinya sehingga pernikahan Anda tetap berbunga-bunga.

Berharap terlalu muluk-muluk
Kehidupan pernikahan Anda tidak akan selamanya membahagiakan. Membayangkan Anda dan suami akan langsung tinggal di rumah impian dengan kebun yang luas, di mana ia dan anak-anak akan bermain dan bersenda gurau setiap hari, memang impian yang indah namun jangan lalu dijadikan patokan. Sebagai pasangan yang sudah menikah, Anda berdua akan menghadapi masalah, mengalami percekcokan, dan terpaksa membuat kompromi.

Kamis, 28 November 2013

VLDR (Very Long Distance Relationship), Bagaimana Cara Mempertahankannya?


Tidak cukup hanya satu cara untuk membuat hubungan jarak jauh Anda dan pasangan tetap langgeng. Berikut ini langkah-langkah yang harus dicoba. 

Bukan hanya tenaga dan biaya, namun banyak hal yang harus dikorbankan ketika Anda memutuskan menjalin hubungan jarak jauh. Anda kini tinggal mencari deretan upaya yang bisa membantu hubungan dengan pasangan kian mesra.

- Jangan berhenti untuk tidak melakukan komunikasi. Diskusikan apa saja yang sedang menggelayuti hati Anda dan dengarkan masukan pasangan dengan baik. Hal ini bisa menghindari konflik di kemudian hari.

Rabu, 27 November 2013

A Jealous Woman does Better Research than the FBI

Cemburu adalah aspek yang sangat umum dalam suatu hubungan. Walaupun tergolong umum, jangan sepelekan rasa cemburu. Pasalnya, cemburu yang berlebihan bisa menjadi tanda hubungan tidak sehat karena sering menimbulkan masalah yang besar bagi pasangan.

Berikut ini ada beberapa tanda-tanda bahwa Anda tipikal pencemburu dengan sang kekasih, 

Selalu bertanya tentang keberadaan pacar
Jika Anda merasa perlu untuk tahu setiap saat di mana kekasih berada, itu pertanda bahwa Anda seorang yang amat pencemburu. Sekarang, coba renungkan jika dirinya di posisi Anda, tentu amat mengganggu bukan? Jangan menjadi GPS dalam kesehariannya.

Marah saat melihat pacar berinteraksi dengan wanita lain
Ini adalah sifat umum bagi si pencemburu berat. Bahkan, sudah memasuki tahap posesif yang tidak bisa ditolerir. Wanita seperti ini tidak tahan melihat pasangannya bercengekrama dengan wanita lain, bahkan dengan temannya sendiri.

Hal Negatif Multitasking, Hentikan Cara Kerja Seperti Ini

Bagi sebagian besar orang, multitasking merupakan kebiasaan sehari-hari yang sulit ditinggalkan karena sibuk dan terlalu sulit membagi waktu.

Contoh multitasking paling sederhana yang sering dilakukan seperti mengirim sms sambil berjalan, mengirim email sambil meeting, memasang make-up sambil menyetir, menelfon sambil memasak dan bentuk lainnya.

Mungkin Anda mengira multitasking dapat menyelesaikan beberapa hal dalam satu waktu secara lebih cepat, namun sebuah penelitian mengemukakan bahwa hal ini malah tidak efisien dan bahkan beresiko terhadap kesehatan dan daya ingat.

Berikut beberapa alasan yang dikemukakan oleh para ahli mengenai multitasking, 

1. Ternyata Anda bukan sedang multitasking
Seorang ahli, Guy Winch, PhD menyatakan bahwa yang menganggap dirinya multitasking sebenarnya sedang melakukan proses pertukaran pekerjaan.
"Ketika berbicara mengenai perhatian dan produktifitas, otak kita memiliki jumlah yang terbatas," jelasnya.
Jadi sebenarnya apa yang dilakukan sekedar bolak-balik dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya, bukan menyelesaikan dua pekerjaan sekaligus.

Jumat, 22 November 2013

Perkataan Wanita yang Membuat Panik Pria


Setiap orang baik pria maupun wanita pernah mengalami kepanikan dalam hidup. Kemudian berujung pada pikiran dan hati yang spontan kacau balau, karena sulit mengatasi kepanikan tersebut. 

Bagi pria, ada beberapa kalimat yang terlontar dari mulut pasangannya dan membuat mereka merasakan kepanikan yang luar biasa, 

"Kita tidak memiliki uang yang cukup untuk menyekolahkan anak"
"Saat kecemasan datang, pria merasa dirinya tidak aman dan terjadilah salah komunikasi," kata David Steinbok, Psy. D, seorang terapis hubungan di Boca Raton, Finlandia.
Banyak orang yang khawatir soal urusan ekonomi saat masa-masa sulit, apalagi bagi pria. Saat mereka mendengar hal sensitif tersebut, akan memicu dirinya untuk bertengkar.

Jumat, 11 Oktober 2013

Bos Pertamina Tempati Posisi 6 Wanita Paling Berpengaruh Dunia

Direktur Utama PT Pertamina, Karen Agustiawan, berhasil masuk 10 besar wanita paling berpengaruh di dunia versi Fortune. Karen menempati posisi 6 dari tahun sebelumnya dia berada di urutan 19.

Fortune memberikan penaikan peringkat pada Karen atas kontribusinya pada perusahaan migas negara ini. Kerja kerasnya sehingga mendapat perpanjangan kontrak kerja dari Pertamina menjadi poin penilaian tersendiri pihak Fortune.

"Perusahaan migas negara dengan penerimaan sekitar USD 70 miliar telah memberikan pembaruan kontrak setelah berkaca pada hasil kepemimpinannya," tulis Rupali Arora dari Fortune Magazine.