Tampilkan postingan dengan label komunikasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komunikasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Desember 2013

5 Alasan Kenapa Ponsel Berakibat Buruk bagi Kesehatan

Saat ini ponsel telah menjadi kebutuhan dasar bagi setiap orang. Alat teknologi serbaguna ini semakin mempermudah hidup Anda. Mulai dari mengakomodir kebutuhan berkomunikasi hingga menjadi sarana hiburan bagi Anda. Akibat banyaknya kemudahan yang bisa didapat dari ponsel, banyak orang termasuk Anda yang tidak dapat memisahkan diri dari ponsel. Padahal terlalu banyak bersentuhan dengan alat teknologi ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Inilah alasan kenapa ponsel membawa dampak negatif bagi kesehatan,

Ponsel penuh dengan kuman
Ponsel yang Anda miliki bukanlah benda yang bebas dari kuman walaupun hanya Anda sendiri yang menggunakannya. Anda membawa ponsel tersebut kemana pun Anda pergi dan meletakkannya di permukaan tempat yang mungkin tidak bersih. Sebuah penelitian yang dilakukan di tahun 2011 menyebutkan bahwa ponsel pribadi terkontaminasi dengan berbagai macam kuman dan bakteri E coli yang dapat menyebabkan demam, muntah, dan diare.

Kamis, 28 November 2013

VLDR (Very Long Distance Relationship), Bagaimana Cara Mempertahankannya?


Tidak cukup hanya satu cara untuk membuat hubungan jarak jauh Anda dan pasangan tetap langgeng. Berikut ini langkah-langkah yang harus dicoba. 

Bukan hanya tenaga dan biaya, namun banyak hal yang harus dikorbankan ketika Anda memutuskan menjalin hubungan jarak jauh. Anda kini tinggal mencari deretan upaya yang bisa membantu hubungan dengan pasangan kian mesra.

- Jangan berhenti untuk tidak melakukan komunikasi. Diskusikan apa saja yang sedang menggelayuti hati Anda dan dengarkan masukan pasangan dengan baik. Hal ini bisa menghindari konflik di kemudian hari.

Jumat, 04 Oktober 2013

Pengaruh Stress bagi Kulit

Tahukah anda jika tidak menikmati rutinitas harian bisa menyebabkan stres? Lebih parahnya lagi, stres tersebut ternyata juga berdampak bagi kesehatan kulit. Stres dapat berpengaruh pada tingkat sensitifitas kulit dan menyebabkan kelainan pada kulit. Stres dapat membuat tubuh memproduksi lebih banyak kortisol dan hormon lainnya yang dapat meningkatkan produksi minyak pada kulit. Akibatnya kulit anda akan lebih rentan terhadap jerawat bahkan bisa mengalami gangguan fatal yang sulit untuk diobati. Stres dapat memperburuk penyakit psoriasis, rosacea dan eksim (jamur). Stres juga dapat menyebabkan ruam pada kulit dan gatal-gatal.

Kenyataan berbalik juga bisa terjadi lho. Pada beberapa orang, permasalahan kulitlah yang justru menjadi penyebab terjadinya stres. Sebelum permasalahan kulit dan stres hadir, ada baiknya jika anda melakukan beberapa cara untuk mengurangi stres tersebut. Caranya?