Tampilkan postingan dengan label tulang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tulang. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Desember 2013

Manfaat Menakjubkan Berjemur Bagi Kesehatan

Ada begitu banyak informasi menakutkan tentang bocornya lapisan ozon dan efek sinar matahari yang berbahaya bagi kulit Anda. Hal inilah yang kemudian mencegah Anda untuk berjemur. Selain hal itu, takut warna kulit berubah menjadi gelap juga menjadi alasan kenapa Anda jarang berjemur. Padahal berjemur mendatangkan manfaat menakjubkan bagi kulit.

Berikut adalah manfaat menakjubkan dari berjemur bagi kesehatan, 

Sinar matahari adalah sumber terbaik dari vitamin D
Ketika Anda berjemur, tubuh akan menyerap sinar matahari yang langsung diubah menjadi vitamin D. Vitamin D alami ini baik beberapa manfaat kesehatan tubuh.

Jumat, 29 November 2013

Mengapa Duduk Terlalu Lama Bisa 'Membunuh'?

Banyak penelitian menyebutkan bahwa terlalu lama duduk dapat mengakibatkan otot kaku, gangguan keseimbangan, gangguan fungsi motoris tubuh, dan yang paling parah, bisa membunuh Anda dengan perlahan. “Tubuh Anda beradaptasi dengan apa yang sering Anda lakukan,” terang Dr John Tanner, pakar kesehatan tulang dari British Chiropractic Association.

“Jika Anda duduk seharian, berarti tubuh Anda akan beradaptasi dengan kebiasaan tersebut daripada aktivitas lain yang membutuhkan lebih banyak gerakan. Efeknya, tubuh Anda bisa kehilangan keseimbangan, kekuatan dan bahkan mempunyai cara berjalan yang buruk,” tambah Tanner.

Terlalu banyak duduk dapat membuat tulang belakang stres. Sebanyak 30 persen beban tambahan akan dirasakan tulang punggung saat duduk ketimbang Anda berdiri. Michael Lanning ahli terapi tulang punggung dari Gonstead Clinics Amerika mengatakan, “Duduk di kursi adalah bentuk kurang natural ketika seseorang ingin beristirahat. Pada dasarnya tubuh manusia tidak didesain untuk duduk di kursi tapi didesain untuk jongkok.”

Masyarakat Asia dan Afrika masih menggunakan jongkok sebagai bentuk relaksasi ketika mereka merasa lelah. “Beberapa orang di Asia lebih memilih jongkok saat menanti kereta atau bus yang akan mereka tumpangi. Uniknya, posisi (jongkok) ini justru mencegah stres pada tulang belakang,” tambah Lanning.

Jumat, 22 November 2013

Dampak Buruk Sandal Jepit untuk Kesehatan Tubuh


Sandal jepit merupakan jenis sandal yang sangat digemari karena nyaman dan mudah dikenakan. Dibandingkan heels dan boots, jenis sandal ini menjadi pilihan yang diukai untuk penggunaan sehari hari, ketika berpergian, berekreasi ke pantai atau sekedar jalan-jalan menghabiskan waktu. Namun, di balik rasa nyaman yang diberikan, ternyata sandal jepit menyimpan resiko kesehatan yang cukup mengejutkan.

Beberapa podiatrist (ahli kesehatan kaki) Jackie Sutera dan Cary Zinkin mengungkap resiko kesehatan yang dapat ditimbulkan oleh sandal jepit: 

Jari Kaki 
Beban yang dirasakan jari kaki ketika mengenakan sendal jepit ternyata cukup besar. Sebab, jari kaki harus menopang dan mencengkram seutas tali yang mendukung keseluruhan sendal. Jika hal ini terjadi secara terus-menerus, ini dapat mengakibatkan robeknya otot tendon.

Minggu, 13 Oktober 2013

Sering Jongkok, Masyarakat Asia Tenggara Rentan Nyeri Sendi

REPUBLIKA.CO.ID,DENPASAR-- Dokter spesialis bedah ortopedi Rumah Sakit Mahkota Medical Centre Kuta, Bali, dr Sivanesan Thirumurthi, mengatakan masyarakat Asia Tenggara lebih berisiko terkena penyakit persendian tulang dibanding warga Eropa.

"Berdasarkan penelitian kesehatan hal itu karena aktivitas masyarakat Asia Tenggara bekerja lebih keras dan aktivitas jongkok lebih sering," katanya pada acara diskusi kesehatan di Kuta, Kabupaten Badung, Ahad (13/10).

Menurut dia, penyakit persendian, terutama pada tulang sendi lutut adalah penyakit alami yang akan dihadapi setiap manusia. Selain faktor aktivitas pekerjaan semakin tinggi, juga faktor umur yang semakin menua.

"Penyakit persendian ini akan dialami setiap orang yang sudah berumur di atas 56 tahun. Semakin sering beraktivitas, maka gesekan tulang dengan tulang pada cangkok lutut serta berkurangnya pelumasnya akan menyebabkan penipisan pada tulang tersebut," kata dokter asal negeri Jiran itu.